Terima kasih atas kunjungan anda di website resmi kami
Sabtu, 4 September 2010 Untitled Document
>> IP anda : 38.107.191.115 >> Koneksi :
Home Company profiles Our products How to order Contact us Maps
    Membuat Hit Counter Pengunjung ke : 16881
 
 
  MENU
  Buku Tamu
  Perjanjian Transaksi
  Cara Pembayaran
  Sejarah Batik Putra Laweyan
  Proses Pembuatan Batik
  Tips & Trik Merawat Batik
  Konfirmasi Pembayaran
  Cari Data Pelanggan
  Tentang Kami
     
  BERITA
    .:: WELCOME TO BATIK PUTRA LAWEYAN ::.
Admin | 18/06/2010 13:46:46
Berita: jangan lewatkan event Kreasso di Ngarsapura, 18-20 Juni, dari pagi sampai sore.

Admin | 06/06/2010 15:25:37
Berita: Menggali history yg tersembunyi dr Kampoeng Batik Laweyan bersama para blogger yg dtg kekampoeng Laweyan.

Operator | 15/12/2009 14:53:42
Berita: Dapatkan kalender 2010 versi Batik Putra Laweyan dengan berbelanja minimal tertentu hanya di Batik Putra Laweyan

Admin | 17/11/2009 13:54:26
Berita: Ketik BPL kirim ke 3938, tunggu balasan dari operator, dan dapatkan diskon 15% utk setiap pembelian produk batik bermerk Batik Putra Laweyan hanya di Showroom kami ,setelah menunjukan balasan sms dr operator.Hanya khusus perngguna Telkomsel

Admin | 03/06/2009 10:25:15
Berita: Untuk sementara ini bukutamu Batik Putra Laweyan hanya bisa menampung komentar dan belum bisa menampung tag-tag html dan link.

Admin | 03/06/2009 10:20:55
Berita: Kami minta maaf tidak bs menampilkan beberapa daftar bukutamu terakhir karena ada sedikit kesalahan teknis.

Operator | 10/04/2009 17:17:20
Berita: Anda bs melihat-lihat katalog produk kami dan dapatkan koleksi terbaru kami hanya di www.putra-laweyan.co.id

Operator | 13/01/2009 13:09:34
Berita: Dapatkan diskon 15% bagi penumpang Pesawat Garuda Indonesia dengan menunjukan boarding pass Garuda Indonesia pd saat transaksi belanja di Batik Putra Laweyan.

Operator | 13/01/2009 10:42:58
Berita: Bila anda ingin melakukan pemesanan silakan konfirmasi kepada kami melalui layanan "hubungi kami"

Operator | 13/01/2009 10:40:25
Berita: Batik Putra Laweyan buka dari jam 08.00 s/d 21.00

Operator | 13/01/2009 10:38:22
Berita: Kunjungi terus website resmi kami untuk mendapatkan info produk terbaru dari kami

Operator | 13/01/2009 10:37:01
Berita: Dapatkan produk-produk batik asli berkualitas hanya di Batik putra Laweyan

Operator | 13/01/2009 10:25:09
Berita: Dapatkan diskon 10% di setiap pembelian produk berlabel batik putra laweyan

  ARTIKEL
  Batik,Bunker, dan Antipoligami
  Dinamika Gender saudagar perempuan laweyan
  Tentang Kampoeng Batik Laweyan
  Filosofi Motif Batik
  Asal mula wastra truntum
     
     
  METODE PEMBAYARAN
   
     
  LAYANAN CHATING
    : putra_laweyan
    : admin
Dinamika Gender Saudagar Perempuan Laweyan di hari Kartinian
Oleh Drs. Soedarmono, SU. Dosen Jur. Sejarah Fak. Sastra UNS
Halaman 1

Tulisan ini mencoba membedah fenomen sejarah lokal “saudagar “ Laweyan di kota Solo, pada awal abad ke-20. Sosok kampung industri dari sumber perdagangan batik yang pernah dikonsumsi masyarakat luas, lahir dari sana, dari ethos kaum perempuan Jawa, “mbok mase” Laweyan. Banyak pengamat yang gagal, atau setidaknya kurang pas menterjemahkan kehadiran mereka, untuk citra industri dan perdagangan klas menengah Jawa di zaman Kolonial. Bisa disebutkan berbagai masalah, karena keperempuannya, karena lokalitasnya, dan karena klas sosial-kulturalnya, maka sejarah local daerah itu hampir terhapus dalam percaturan sejarah ekonomi di era post-kolonial. Padahal di era zamannya, nilai ekonomi, politis dan kultural saudagar Laweyan tidak kalah penting memainkan peranannya dalam sejarah lokal raja-raja Mataram di Surakarta.

Penulis sangat tertarik pada sikap dan tingkah laku saudagar perempuan wong Laweyan, yang jejak masa lampaunya, setidaknya meninggalkan kesan agak aneh dan serasa ada keterasingan dengan lingkungan social masyarakat Jawa. Pengalaman berinteraksi social selama proses pergaulan dengan anak-anak komunitas Laweyan, memunculkan kesadaran untuk menangkap keganjilan dalam potret social-alienasi komunitas Laweyan. Mereka sangat asing, dimata penulis karena sebutan “wong” dagang, terasa diasingkan. Pada cerita rakyat lokal untuk menyebut nama “Laweyan” sebagai tempat eksekusi hukuman lawe, sudah terasa ada rekayasa nilai segregasi social. Lebih-lebih cerita tutur versi kerajaan yang memposisikan keturunan secara genealogis orang Laweyan sebagai gen “bau-laweyan”, terasa sangat menyakitkan dan memojokkan komunuitas itu pada dimensi social yang lebih luas dalam dinamika masyarakat kota Surakarta di era feudal. Tiga folklor yang menjadikan komunitas Laweyan teralienasikan kedalam segregasi social itu, mendorong penulis untuk meluruskan sejarah, dari persepsi yang an-achronis, dan tidak disembunyikan dalam sejarah, yaitu etos kaum perempuan Jawa dalam pergumulan ekonomi klas menengah Jawa.

     
Home | Profil Perusahaan | Produk Kami | Cara Pemesanan | Kontak Kami | Peta
  Copyright © 2008 All rights reserved
Developed and maintain by Putra Laweyan IT Division